Syarat Membuat Akta Kelahiran dan Caranya, Ada Biayanya?

akta kelahiran

Akta kelahiran sangat penting dimiliki untuk si buah hati, karena akta kelahiran adalah tanda bukti dan keterangan tentang kelahiran seorang bayi yang dicetak dan disahkan oleh Negara dan dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Akta kelahiran ini adalah catatan resmi berlandaskan undang-undang yang menetapkan informasi tentang kelahiran seorang anak. Dalam akta kelahiran tersebut berisi tentang:

  • nama anak
  • Tanggal dan waktu kelahiran
  • Jenis kelamin
  • Tempat kelahiran
  • Nama orang tua

Pembuatan akta kelahiran diatur dalam UU No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan di Indonesia. Dalam undang-undang ini menyebutkan penduduk wajib melaporkan kelahiran anak kepada pemerintah selambat-lambatnya 60 hari sejak kelahirannya. Jika melebihi 1 tahun, maka penerbitan akta kelahiran harus melalui penetapan pengadilan.

Kenapa akta kelahiran ini menjadi sangat penting untuk anak? Karena akta kelahiran ini dapat membantu si anak kelak dalam pemenuhan hak-haknya kewarganegaraan mereka yang lain seperti bantuan biaya pendidikan (beasiswa), pembuatan KTP, Jaminan kesehatan, jaminan sosial,dan perlindungan hukum. 

Selain itu dengan memiliki akta kelahiran juga penting melindungi anak dari upaya eksploitasi ataupun trafficking. Oleh karena itu pemerintah melakukan upaya dengan mendata setiap kelahiran dengan adanya akta kelahiran. Disini peran dan kesadaran orang tua sangatlah penting demi pemenuhan hak anak untuk mendapatkan akta kelahiran. Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat akta kelahiran? Yuk kita simak persyaratannya

Syarat pembuatan Akta Kelahiran

Dalam pembuatan akta Kelahiran ada berkas yang harus disiapkan, antara lain:

  1. Surat keterangan lahir dari dokter/bidan/penolong kelahiran
  2. Surat pengantar dari pemerintah wilayah (bila diperlukan)
  3. Fotokopi Akta Nikah/Kutipan Akta Perkawinan orangtua yang sudah dilegalisir
  4. Fotokopi KK dan KTP dari orangtua
  5. Fotokopi KTP  2 (dua) orang saksi
  6. Apabila tidak bisa mengurus sendiri, cukup membuat surat kuasa bermaterai yang dilampiri fotokopi ktp dari penerima kuasa.
  7. Untuk warga Negara asing, tetap bisa mengurus akta kelahiran dengan menambah berkas:
  • Fotokopi Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) orangtua bagi pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS)
  • Fotokopi paspor yang dilegalisir

Dan untuk pengurusan pembuatan akta kelahiran bagi anak yang tidak diketahui asal usul kedua orangtuanya atau pencatatan akta pengakuan anak (adopsi) ditambah dengan berkas:

  • Melampirkan berita acara pemeriksaan (BAP) dari kepolisian 
  • Menggunakan surat pernyataan tanggung jawab mutlak kebenaran (SPTJM) data kelahiran yang ditandatangani oleh wali atau penanggungjawab.

Tahap yang harus ditempuh

Ada dua tahapan yang bisa ditempuh dalam pembuatan akta kelahiran yaitu manual dan online.  Untuk tahapan secara manual setelah menyiapkan kita semua berkas yang dibutuhkan, kita bisa bisa datang ke disdukcapil setempat dan mengikuti tahapan seperti yang tertulis dalam  Pasal 6 huruf A Permendagri Nomor 9 Tahun 2016 yang sebagai berikut: 

  1. Pemohon mengisi formulir yang sudah disediakan dan menandatangani surat keterangan kelahiran serta menyerahkan semua berkas persyaratan lengkap. 
  2. Petugas disdukcapil akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap semua berkas persyaratan dan merekam data kelahiran dalam database kependudukan 
  3. Pejabat pencatatan sipil pada instansi pelaksana atau UPT instansi pelaksana mendatangani dan menerbitkan register akta kelahiran dan kutipan akta kelahiran 
  4. Kutipan akta kelahiran yang sudah teregistrasi dan disahkan kemudian diberikan kepada pemohon. 

Selain secara manual, pembuatan Akta kelahiran juga bisa dilakukan secara online. Adapun tahapan Pembuatan akta kelahiran secara online adalah sebagai berikut:

  1. membuka situs disdukcapil wilayah setempat dimana pemohon tinggal misalnya https://dukcapilonline.slemankab.go.id/  untuk wilayah Sleman Yogyakarta lalu melakukan login atau registrasi untuk mendapatkan hak akses pelayanan dari disdukcapil setempat.
  2. Setelah berhasil login, pilih layanan pencatatan kelahiran. 
  3. Dari situ kita akan dibawa masuk ke halaman yang berisi formulir yang harus diisi.
  4. Isi dengan benar dan teliti semua kolom yang ada.
  5. Setelah kita selesai mengisi formulir, kita diminta untuk melampirkan berkas persyaratan seperti yang disebutkan diatas. Dan karena ini online, berkas yang kita lampirkan harus scan berkas asli bukan fotokopi. Bila berkas persyaratannya tidak lengkap atau bukan berkas asli, permohonan akta kelahiran tidak akan diproses.
  6. Setelah kita selesai mengisi formulir dan semua berkasnya lengkap, kita akan mendapat tanda bukti permohonan.
  7. Setelah tanda bukti kita dapatkan, kita tinggal menunggu proses validasi dan verifikasi data yang dilakukan oleh pihak disdukcapil. Setelah proses validasi dan verifikasi selesai, akta kelahiran akan diregistrasi dan disahkan secara elektronik oleh pejabat sipil setempat untuk diterbitkan.
  8. Kita tinggal menunggu prosesnya dan akan ada pemberitahuan melalui pesan elektronik dari pihak disdukcapil kepada pemohon bila proses penerbitan akta kelahirannya telah selesai.
  9. Kita sebagai pemohon dapat mencetak kutipan akta kelahiran yang telah ditandatangani secara elektronik oleh pejabat pencatatan sipil. 

Mudah kan proses pembuatannya? Oh iya satu lagi, proses pembuatan akta kelahiran ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Jadi jangan sampai anak kita kehilangan hak-haknya hanya karena kita malas mengurus pembuatan akta kelahirannya ya.