Syarat Pembuatan NPWP Pribadi Maupun Badan

syarat pembuatan NPWP

Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana syarat pembuatan NPWP baik untuk pribadi maupun badan usaha. Sebagai seorang warga negara Indonesia, Anda pasti sudah mengerti dan pernah mendengar mengenai NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Nomor ini diberikan kepada peserta Wajib Pajak selaku sarana untuk administrasi perpajakan dan digunakan sebagai identitas atau tanda pengenal ketika akan melaksanakan kewajibannya dalam urusan perpajakan.

Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP, merupakan dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh warga negara maupun badan. Karena nantinya akan sangat berguna tidak hanya untuk pembayaran pajak saja, namun juga biasanya digunakan sebagai pelengkap persyaratan untuk sejumlah urusan, contohnya ketika pengajuan kredit, Paspor, visa dan sebagainya.

Syarat Membuat NPWP Pribadi

fungsi pajak negara

Berikut dibawah ini adalah beberapa cara untuk membuat NPWP pribadi :

Wajib Pajak Pribadi bagi pekerjaan bebas atau tidak menjalankan bisnis/usaha

  • Fotocopy Kartu Tanda Pendudukan (KTP) WNI
  • Fotocopy KITAS, KITAP dan paspor bagi WNA
  • Wajib Pajak Pribadi bagi pekerjaan bebas atau menjalankan bisnis/usaha
  • Fotocopy Kartu Tanda Pendudukan (KTP) WNI
  • fotocopy KITAS, KITAP dan Paspor bagi WNA
  • Fotocopy surat izin usaha dari instansi berwenang
  • Fotocopy tagihan listrik
  • Surat pernyataan yang menegaskan, jika Anda memang pekerjaan bebas atau memiliki usaha.

Wajib Pajak Pribadi bagi wanita kawin

  • Fotocopy Kartu Tanda Pendudukan (KTP) WNI
  • fotocopy KITAS, KITAP dan Paspor bagi WNA
  • Fotocopy kartu NPWP milik suami
  • Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
  • Fotocopy dokumen pendukung (perpajakan) bila suami adalah seorang WNA
  • Fotocopy surat yang berisi perjanjian pemisahan antara harta dan penghasilan atau surat pernyataan berisi bila istri menghendaki kewajiban dan hak perpajakannya dipisahkaan dari suami.

Syarat Membuat NPWP badan

Syarat untuk membuat NPWP badan terbagi atas beberapa kategori, berikut adalah persyaratan pendaftaran NPWP Badan menurut peraturan direktur jenderal pajak :

Profit Oriented (Badan Usaha Berorientasi Laba)

Termasuk didalamnya kontraktor dan usaha tetap atau operator pada bidang gas bumi dan minyak yang berorientasi kepada laba. Syarat wajib pembuatan NPWP :

  • Fotocopy dokumen atau akta pendirian usaha dan perubahannya (untuk dalam negeri).
  • Fotocopy surat keterangan yang diberikan oleh kantor pusat, untuk usaha tetap atau perwakilan dari perusahaan asing.
  • WNI : fotocopy KTP dan NPWP
  • WNA : Fotocopy paspor dan NPWP (bagi WNA yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak)
  • Surat pernyataan dan bermaterai, bagi seseorang yang ditunjuk sebagai wajib pajak badan. Isi surat berisikan jika kegiatan usaha tersebut dilakukan pada lokasi yang telah disebutkan.

Non Profit Oriented (Badan Usaha Tidak Berorientasi Laba)

Syarat berikut ini diperuntukkan wajib pajak badan tidak berorientasi pada laba, dokumen yang dibutuhkan hanya 2 (dua), yaitu :

  • Dokumen penunjukkan identitas dari perusahaan :
  • WNI : Fotocopy KTP
  • WNA : fotocopy KITAS/KITAP/Paspor
  • Surat pernyataan dan bermaterai, bagi seseorang yang ditunjuk sebagai wajib pajak badan. Isi surat berisikan jika kegiatan usaha tersebut dilakukan pada lokasi yang telah disebutkan.
  • Joint Operations (Badan Usaha Operasi Kerjasama)

Syarat untuk wajib pajak badan dengan bentuk joint operations atau operasi Kerjasama, dokumen yang harus disiapkan adalah sebagai berikut :

  • Sediakan fotocopy akta pendirian usaha atau surat perjanjian kerjasama.
  • Fotocopy NPWP milik para anggota yang ada didalam usaha tersebut.
  • Dokumen atau surat yang menyatakan bila ditunjuk sebagai pengurus di usaha kerjasama :
  • WNI : Fotocopy KTP dan NPWP
  • WNA : fotocopy KITAS/KITAP/Paspor dan NPWP bila sudah terdaftar sebagai wajib pajak.
  • Surat pernyataan dan bermaterai, bagi seseorang yang ditunjuk sebagai wajib pajak badan. Isi surat berisikan jika kegiatan usaha tersebut dilakukan pada lokasi yang telah disebutkan.
  • Badan Usaha Wajib Pajak Status Cabang

Syarat untuk wajib pajak badan dengan status cabang :

  • Menyiapkan fotocopy NPWP milik kantor pusat
  • Surat pernyataan dan bermaterai dari kantor pusat. Isi surat berisikan jika kegiatan usaha tersebut dilakukan pada lokasi yang telah disebutkan.

Setelah mengetahui persyaratan apa saja yang dibutuhkan apabila ingin membuat NPWP untuk pribadi atau pun Badan. Anda dapat membuat dokumen ini secara online dan juga offline, jika ingin membuat NPWP dengan cara online, Anda hanya perlu mengunjungi situs website milik Dirjen Pajak www.pajak.go.id.

Anda akan diminta untuk mengisi formulir yang ada disitus tersebut. Bila memang belum mendaftar, silahkan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun pribadi, lakukan verifikasi pada email, setelahnya hanya tinggal mengikuti petunjuk. Jika, sudah mengisi keseluruhan formulir dan data yang diperlukan, silahkan melakukan cetak dokumen, tanda tangani lalu scan, kemudian kirim melalui e-Registration.

Namun, bila ingin membuat secara langsung atau offline. Anda cukup mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dengan membawa semua syarat Membuat NPWP yang diminta. Bisa juga melalui kantor pos atau jasa ekspedisi yang bekerja sama dengan Dirjen Pajak.