Tata Cara Membuat Surat Keterangan Domisili yang Penting

SKD atau Surat Keterangan Domisili merupakan berkas penting yang harus dimiliki apabila kamu baru saja pindah kota/daerah/provinsi bahkan luar negeri. SKD ini mempunyai fungsi sebagai identitas diri dan tidak kalah penting dengan KTP serta KK. Hanya saja, SKD ini masa berlakunya terbatas.

SKD akan sangat berguna apabila kamu menetap di satu daerah di luar domisili KTP untuk waktu lama, contohnya sedang dinas, kuliah atau keperluan lainnya. Legalitas dari SKD sudah di atur pada UU Nomor 23/ 2006 mengenai administrasi kependudukan.

Cara Untuk Membuat Surat Domisili

Mungkin bagi yang masih awam dengan SKD dan ingin mengurus jenis surat ini, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan :

  • Membuat Surat Permohonan

Hal pertama yang harus kamu buat adalah surat permohonan, biasanya ini ditujukan pada RT serta RW setempat. Kemudian kamu nantinya akan dibekali dengan surat pengantar guna mengurus SKD.

  • Mengurus SKD ke Kelurahan

Setelah memperoleh surat pengantar, selanjutnya adalah membawa surat tersebut ke kelurahan setempat guna mendapatkan verifikasi. Apabila berkas yang kamu miliki sudah dianggap lengkap, maka SKD akan ditandatangani lurah/ kepala desa.

Tetapi harus kamu ingat, bila surat domisili ini mempunyai masa berlaku, yaitu 6 bulan. Maka, jika masa berlakunya sudah habis, jangan sampai kamu lupa untuk memperbaharui surat domisili tersebut.

Persyaratan dan Cara Untuk Membuat SKD

Sebelum kamu membuat surat domisili, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu, seperti :

  • Pastikan jika kamu sudah memiliki tempat tinggal sementara selama di daerah tersebut, misal alamat kost, kontrakan, dll.
  • Membawa KK fotocopy dan asli
  • Membawa KTP fotocopy dan asli
  • Membawa pas photo 3×4 sebanyak 3-5 lembar

Selain itu sebagai masyarakat awam, kamu perlu mengetahui bahwa dalam mengurus surat domisili tersebut digolongkan ke beberapa kategori :

Pindah RT/ RW, masih dalam satu kelurahan/ desa

Apabila kamu berpindah alamat tetapi masih dalam satu desa atau kelurahan, maka ini bisa dikategorikan hanya berpindah RT/ RW dan kamu tidak perlu repot untuk mengurus surat domisili ini karena cukup meminta tanda tangan dari aparat desa.

Berikut caranya :

  • Buat surat pengantar dari RT dan juga RW setempat.
  • Nantinya surat tersebut beserta dokumen pendukung harus kamu bawa ke kelurahan/ kantor desa guna dibuatkan SKD yang ditandatangani Lurah/ Kepala Desa.
  • Berikutnya, apabila memang ingin pindah secara permanen. Maka, kamu harus mendatangi kantor kecamatan guna membuat KK baru dan mencabut yang lama. Tetapi, bila hanya pindah sementara, maka hanya cukup sampai di kelurahan saja.

Pindah Domisili, Antar Desa/ Kecamatan dan Masih Satu Kabupaten

Apabila ingin pindah dari satu desa ke desa yang lain dan masih dalam lingkup kota yang sama, maka kamu harus mengurus surat pindah, dari RT/ RW, lalu ke Camat. Berikut langkah-langkahnya :

  • Mintalah surat pengantar dari RT/ RW
  • Apabila sudah mendapatkan surat pengantar serta melengkapi semua persyaratannya, selanjutnya datang ke kelurahan/ balai desa, disana kamu nantinya akan dibuatkan surat pindah dari Lurah.
  • Selanjutnya harus datang ke kecamatan dengan membawa semua berkas yang telah diperoleh, di kecamatan kamu akan memperoleh Surat Pindah Domisili (SPD) dari Camat.
  • Lalu, silahkan mengurus KTP dan KK yang baru di kecamatan. Nanti kamu akan dibantu untuk mencabut berkas dari kota asal guna mendapatkan berkas baru.

Pindah Keluar Kabupaten/ Kota Satu Provinsi

Apabila kamu ingin pindah keluar kota, tetapi masih satu provinsi. Maka nantinya surat pindah akan dikeluarkan serta ditandatangani oleh Dispendukcapil kota setempat. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Mintalah surat pengantar dari RT/ RW
  • Apabila sudah mendapatkan surat pengantar serta melengkapi semua persyaratannya, selanjutnya datang ke kelurahan/ balai desa, disana kamu nantinya akan dibuatkan surat pindah dari Lurah.
  • Selanjutnya harus datang ke kecamatan dengan membawa semua berkas yang telah diperoleh, di kecamatan kamu akan memperoleh Surat Pindah Domisili (SPD) dari Camat.
  • Biasanya akan membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu di hari kerja, KTP lama akan diminta oleh Dispendukcapil.

Pindah antar Provinsi

Apabila kamu sementara/ permanen akan berpindah ke kota yang berbeda provinsi, maka bisa meminta surat pengantar dari RT/ RW tempat tinggal yang baru, mendatangi kelurahan untuk memperoleh SKD dari kota setempat.

Tetapi bila akan berpindah secara permanen, maka harus mencabut KK terlebih dahulu yang diawali dengan meminta surat pengantar RT/RW, kemudian ke kecamatan untuk mencabut berkas. Lalu jika urusan di kota yang lama selesai, kamu harus datang ke Disdukcapil kota baru dan mengurus semua, mulai dari KTP, KK dan lain sebagainya.