Tips Agar Bisa Ambil KPR di Usia Muda

Sebagian besar orang mungkin menganggap anak muda jaman sekarang hanya ingin menikmati masa mudanya dengan foya-foya setelah menghasilkan uang sendiri. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah ataupun benar karena kenyataannya cukup banyak anak muda berusia di bawah 30 tahun yang sudah membeli rumah. Kok bisa? Tentu saja berkat program kredit pemilikan rumah (KPR) yang memudahkan.

Memiliki rumah idaman dengan memulai cicilan KPR sejak usia muda bukanlah sesuatu yang mustahil diwujudkan. Namun terkadang kita ragu menggunakannya karena takut berhutang, lokasi rumah yang dibeli jauh atau karen kondisi finansial belum stabil terlebih setelah pandemi Covid-19. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang harus dilawan dengan berbagai solusi tepat.

Nah, ada beberapa tips agar bisa ambil KPR di usia muda. Berikut informasinya.

Tentukan Anggaran untuk Mencicil Rumah

Berhasil atau gagalnya Anda dalam memiliki rumah sendiri sangat dipengaruhi oleh faktor perencanaan. Umumnya batas usia pelunasan KPR paling maksimal itu 55 tahun dengan tenor paling lama 20 tahun. Itu berarti maksimal umur untuk membeli rumah KPR adalah 35 tahun. Berkaca dari hitungan tersebut, maka seharusnya Anda telah menentukan anggaran sejak awal karena dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan dalam memiliki rumah. Buatlah rencana dengan matang, kemudian cari lokasi rumah KPR dengan harga sesuai budget.

Dengan gaji yang dimiliki sekarang, Anda pasti akan bertanya pada diri sendiri apakah jumlah uang yang disisihkan bisa membeli rumah KPR? Belum lagi kekhawatiran akan kondisi keuangan yang memburuk seperti saat diterjang pandemi. Untuk menghilangkan perasaan tersebut, terlebih dahulu Anda harus mengecek kemampuan finansial. Apakah kebutuhan bulanan, tagihan, hingga cicilan sudah terpenuhi atau tidak. Kalau semua pos pengeluaran aman terkandi tanpa terlibat utang, berarti keuangan Anda mampu memenuhi segala keperluan termasuk membayar rumah KPR.

Membuat Rekening Khusus Tabungan KPR

Setelah menentukan budget dan mengecek kemampuan finansial, maka selanjutnya Anda bisa mulai menabung. Proses pemanbung menjadi poin penting lainnya yang harus dilakukan, kalau bisa dialokasikan dari penghasilan tiap bulan sebesar 30 persen. Supaya tidak tercampur dengan uang kebutuhan lain, coba buat rekening tabungan khusus.

Cara ini cukup efektif dalam membantu Anda mewujudkan komitmen menabung secara rutin. Usahakan untuk melakukannya secara berkelanjutan sampai benar-benar siap membeli rumah KPR. Uang tabungan Anda nantilah yang akan digunakan untuk membayar uang muka atau DP. Siapkan uang muka ini lebih awal, kalau perlu sebelum memilih rumah KPR.

Mengatur Keuangan Sesuai Kebutuhan

Membelanjakan atau memakai uang semaunya hanya akan membuat kondisi finansial kacau dan tidak sehat. Bahkan tak jarang menjadi penyebab hutang menumpuk. Anda harus bijak mengatur penghasilan sesuai dengan kebutuhan hidup. Mengendalikan keuangan dapat memastikan kebutuhan terpenuhi dengan baik. Da hal ini sangat mempengaruhi kemampuan Anda untuk segera memiliki rumah impian.

Mencari Penghasilan Tambahan

Menabung uang dari penghasilan saat ini saja tentu tidak cukup membayar DP rumah KPR dalam waktu dekat, kecuali kalau gaji sudah sangat mapan. Namun tidak perlu kecewa karena Anda bisa mencari penghasilan tambahan untuk memulai cicilan KPR pada usia muda. Pekerjaan ini tentu tidak mengganggu pekerjaan utama asal diatur waktunya dengan baik.

Hanya cara ini yang bisa membantu orang-orang yang ingin membeli rumah namun terkendala karena gaji yang kurang mencukupi. Jadi, mulailah mencari celah menghasilkan pemasukan tambahan. Saat ini sangat mudah kok menemukannya berkat dukungan teknologi informasi yang telah memicu kemunculan situs-situs pekerja lepas. Anda bisa melakukan pekerjaan tersebut secara online dengan waktu lebih fleksibel.

Riset Rumah KPR Sesuai Kemampuan Membayar

Tidak melakukan riset terlebih dahulu sering menjadi kesalahan anak muda yang membeli rumah KPR. Tak sedikit dari mereka yang hanya mengikuti rekomendasi dari teman atau keluarga, padahal kondisi keuangan setiap orang tak bisa disamakan. Lebih baik capek melakukan riset namun bisa memperoleh rumah KPR sesuai kemampuan bayar daripada salah pilih dan berujung dengan rumah disita. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan saat meriset rumah KPR:

  •       Menentukan harga rumah yang mampu dibeli
  •       Memilih lokasi rumah yang strategis
  •       Membandingkan desain rumah dengan luas bangunan
  •       Pilih KPR menguntungkan
  •       Cek kredibilitas pengembang

Menerapkan Gaya Hidup Sederhana

Anda harus menjaga kondisi finansial supaya tetap aman saat ingin membeli rumah dengan cara mencicil. Mudahnya dengan menerapkan gaya hidup sederhana, jangan foya-foya membeli barang tidak perlu atau sekedar ingin memenuhi ambisi.

Mulai Investasi Sedini Mungkin

Jangan sampai Anda lupa menyiapkan modal untuk investasi. Sisihkan penghasilan setidaknya 10% untuk dialihkan ke instrumen investasi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Adapun tujuan dari kegiatan penanaman modal ini adalah untuk mengamankan kondisi keuangan, menambah aset sehingga membantu Anda lebih cepat dalam memiliki rumah.

Silahkan terapkan tips-tips di atas agar Anda dapat mengambil KPR di usia muda. Lakukan dengan disiplin dan jangan pernah goyah.