Tips Bisnis Online Bagi Pemula yang Memulai dari Nol

mulai usaha

Setiap pebisnis online tentu memiliki tipsnya masing-masing agar sukses dan meraih omset besar. Anda yang baru pemula dapat mempelajari cara mereka berbisnis, menggunakan panduan yang tepat dan menerapkannya langsung tanpa ditunda-tunda. Dalam artikel ini akan kami berikan panduan sebagai langkah awal memulai kesuksesan bisnis online Anda. Dimulai dari menentukan produk sampai memasarkan produk tersebut ke konsumen. Yuk belajar bersama.

Belajar Tips Bisnis Online Bagi Pemula

Memulai bisnis online bukan perkara gampang, namun siapa saja dalam melakukannya. Setidaknya ada beberapa langkah utama untuk menjalankan bisnis online mulai dari nol hingga sukses. Dimulai dari riset pasar, menganalisis kompetitor, mencari model bisnis yang tepat dengan target pasar yang ditentukan, membuat produk dan website resminya, memasarkan produk menggunakan strategi yang tepat, serta mempertahankan loyalitas konsumen.

  1.     Riset Pasar

Hal paling vital dalam bisnis online adalah produk. Maka dari itu, silahkan temukan masalah yang dihadapi pasar. Apakah produk yang akan dijual sudah sesuai kebutuhan dan berpotensi memenangkan pasar. Kalau Anda tak menyediakan produk yang dibutuhkan, kemungkinan besar akan gagal. Inilah alasan pentingnya melakukan riset terhadap pasar sebelum memulai bisnis online.

Cari business opportunity di mana saja dan pilih masalah dengan potensi bisnis. Setelah memilih salah satu masalah, kini saatnya fokus riset di bidang tersebut. Riset pasar adalah salah satu cara terbaik untuk menemukan ide bisnis online. Oleh karena itu dibutuhkan data objektif yang dapat dimanfaatkan sebagai pondasi bisnis yang kuat. Jadi Anda dapat mengambil keputusan dengan data, bukan hanya opini dan asumsi sendiri.

Cara mudah melakukan riset pasar adalah dengan membuat survei. Melalui survei, Anda dapat memperoleh informasi lebih detail. Silahkan ajukan permintaan, saran dan masukan dari calon konsumen langsung.

  1.     Menganalisis Kompetitor

Ketika memulai bisnis online, Anda harus mempelajari para kompetitor terlebih dahulu untuk bisa mengalahkan mereka. Mulai dari kelebihan dan kekurangannya, kemudian bagaimana cara mereka mendekati pelanggan. Melalui informasi-informasi tersebut, Anda dapat menciptakan sebuah produk yang mampu bersaing dengan para kompetitor. Berikut ini langkah-langkah dalam menganalisis persaingan:

  •       Mengelompokan kompetitor berdasarkan tiga kategori utama, yakni tersier, sekunder, dan utama.
  •       Mengunjungi situs website mereka dan amati bagaimana tampilannya. Semua informasi terkait pelayanan dimasukan dalam website tersebut.
  •       Kunjungi media sosial dan cari reviewnya.
  •       Identifikasi market positioning kompetitor.
  •       Jangan lupa bandingkan harga antar kompetitor.
  1.     Mencari Model Bisnis yang Tepat dengan Target pasar

Setelah melakukan riset dan menganalisis kompetitor bisnis online Anda, maka selanjutnya perlu memilih model bisnis paling menguntungkan. Walaupun produk yang dijual sama, bisa jadi cara jualannya berbeda. Agar lebih mengerti, mari kita contohkan saja. Misal Anda tertarik menjual peralatan elektronik, kalau punya cukup modal maka bisa menyetok beberapa produknya di gudang untuk dijual lewat marketplace atau website sendiri. Tapi kalau modalnya belum mencukupi, maka Anda perlu mencari supplier perangkat elektronik yang ingin bekerja sama. Anda dapat menjual produk tersebut secara dropship. Sehingga tidak perlu pusing dengan inventory dan stok produknya.

Apapun model bisnis online yang dipilih, setiap orang perlu mempersiapkan hal-hal teknis yang bersifat krusial. Kemudian tentukan target pasar yang akan dijadikan pelanggan. Setiap produk punya pasarnya masing-masing, meskipun sama tapi bisa berbeda segmen pasar. Misalnya jam tangan Casio yang menyasar pasa kelas menengah sedangkan jam tangan rolex lebih menyasar pasar di kalangan high class. Tahu perbedaannya bukan? Dengan menentukan target pasar, akan lebih mudah untuk Anda menyusun strategi pemasaran. Berikut tips yang bisa diikuti:

  •       Kelompokan target pasar berdasarkan ketertarikan, hobi, usia, pendapatan, pekerjaan, lokasi, gender, dan sebagainya.
  •       But buyer persona atau gambaran ideal dari pembeli produk secara spesifik.
  1.     Membuat Produk Dan Website Resminya

Sebelum masuk ke tahap pembuatan, cari tahu dulu apakah produk tersebut dapat dijual secara online. Hal ini dapat diketahui dari data riset dan analisis yang Anda lakukan pada pasar dan kompetitor. Pastikan bahwa produk sudah sesuai kebutuhan, berikut ini beberapa contoh yang bisa dijual secara online:

  •       Jasa seperti layanan marketing online, pengiriman barang, booking hotel, dan pemesanan tiket.
  •       Produk digital atau fisik mulai dari alat kesehatan, snack, furniture, handphone, fashion, software dan ebook.

Kemudian buat website bisnis online untuk meningkatkan kepercayaan konsumen Anda. Cara membuatnya mudah kok, kalau tak paham pemrograman bisa menggunakan jasa pembuatan website yang ditawarkan di internet.

  1.     Memasarkan Produk Dengan Strategi Yang Tepat

Ada beberapa cara memasarkan produk yang saat ini banyak digunakan para pebisnis online. Mulai dari memanfaatkan Google Bisnisku, optimasi SEO, dan memaksimalkan media sosial. Namun Anda tidak sembarangan dapat menggunakan ketiga hal tersebut untuk bisnis online, karena memang harus dijalankan secara tepat dan terencana.

  1.     Mempertahankan Loyalitas Pelanggan

Bagaimana cara agar pelanggan dapat melakukan repeat order? Tentu ini menjadi PR untuk Anda. Pelanggan lama sama pentingnya dengan pelanggan baru. Anda bisa merawat hubungan dengan memberikan loyalty card, customer service online dan email marketing untuk terus berkomunikasi.

Itulah beberapa tips menjalankan bisnis online untuk pemula. Jangan ragu untuk mencobanya langsung.