Tips Investasi tanpa Rasa Panik

Kebanyakan anak muda jaman sekarang tertarik berinvestasi karena ingin mengikuti tren dan mendapatkan dorongan dari orang-orang sekitar maupun para influencer. Sebagian besar dari mereka akan merasa takut ketinggalan sehingga berupaya untuk terus up to date dan mengikuti hal-hal yang sedang tren.

Melek investasi memang sangat dianjurkan karena memberikan banyak manfaatnya, termasuk menekan inflasi. Sayangnya, anak-anak muda yang berinvestasi hanya sekedar ikut-ikutan tidak disertai dengan bekal pengetahuan yang cukup.

Alhasil, tak sedikit yang melakukan investasi dengan rasa panik. Merasa takut jika suatu saat nilai investasinya menurun karena harga saham yang anjlok atau mengalami risiko lainnya. Investasi memang penuh risiko.

Namun, bukan berarti harus dihadapi dengan kepanikan dan rasa gelisah. Lantas, bagaimana agar bisa melakukan investasi dengan lebih tenang? Artikel ini akan memberikan kamu beberapa tips berinvestasi tanpa rasa panik, yuk disimak!

Lakukan 4 Tips Ini Agar Bisa Berinvestasi dengan Tenang

Bagi kamu para pemula yang sedang mencoba terjun ke dunia investasi, ikuti tips berikut ini agar bisa berinvestasi tanpa rasa panik.

Jangan Berinvestasi dengan ‘Uang Panas’

Ada baiknya jangan gunakan ‘uang panas’ atau uang hasil pinjaman untuk dijadikan modal investasi. Karena hal inilah yang seringkali menjadi salah satu sumber kepanikan ketika melakukan investasi.

Sebelum berinvestasi, kamu bisa gunakan ‘uang dingin’, dimana uang tersebut memang dialokasikan untuk modal investasi. Dan tentunya tidak akan kamu alokasikan untuk keperluan yang lain maupun digunakan dalam waktu dekat ini. Toh, investasi bisa dimulai dari nominal paling kecil sehingga kamu tak perlu sampai berhutang jika ingin mulai berinvestasi.

Selain itu, alangkah lebih baiknya jika kamu tidak menggunakan seluruh aset yang kamu miliki untuk berinvestasi. Alokasikan sebagian asetmu untuk asuransi maupun dana darurat agar kamu bisa terhindar dari risiko berinvestasi, terutama kehilangan uang.

Ingatlah Kembali Tujuan Kamu Melakukan Investasi

Setiap orang pasti memiliki tujuan finansialnya masing-masing ketika memutuskan untuk berinvestasi. Dan umumnya didasari untuk memenuhi tujuan finansial jangka panjang seperti menyiapkan dana pendidikan anak, membeli rumah, hingga dana pensiun.

Pada dasarnya, investasi itu dilakukan ketika kamu sudah siap dengan segala risiko yang mungkin terjadi. Karena tujuan investasi bukan sekedar soal mendapatkan imbal hasil sebanyak-banyaknya. Jelas kamu akan panik jika terus memikirkan berapa keuntungan yang bisa diperoleh dengan berinvestasi.

Maka dari itu, coba ingat kembali tujuan awal kamu berinvestasi. Sehingga risiko yang bisa terjadi kedepannya, misalnya pergerakan pasar saham sedang turun atau kondisi buruk lainnya tidak akan mengubah keputusan kamu untuk berinvestasi. Kamu akan tetap bertahan melanjutkan investasi dan tidak memutuskan untuk segera mencarinya.

Tetap Tenang Dan Lihat Perkembangan Investasi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, investasi memang penuh dengan risiko terutama jika kamu memilih instrumen investasi saham. Disaat kamu dihadapkan dengan risiko tersebut, rasa panik dan takut tentu akan menyelimuti. Hal ini sudah sewajarnya dirasakan oleh para investor, baik yang sudah pro maupun pemula.

Namun kepanikan tersebut harus kamu kontrol dengan baik agar kamu tidak salah langkah. Jangan sampai karena terlalu panik, kamu justru membuat keputusan yang keliru dan bisa berujung pada kerugian. Usahakan untuk tetap tenang meskipun sedang dihadapkan dengan risiko.

Jangan lengah untuk terus memperhatikan perkembangan investasi di beberapa waktu ke depan. Apapun yang terlihat pada portofolio kamu, diharapkan agar kamu tidak lantas terburu-buru untuk melakukan buy atau sell. Lakukan analisis pada pergerakan nilai saham sehingga kamu bisa mengambil langkah yang tepat.

Anggap Sedang Menabung

Tips terakhir agar bisa berinvestasi tanpa rasa panik yaitu anggaplah saat ini kamu sedang menabung. Karena seringkali investasi dianggap sesuatu yang menyeramkan dan hanya cocok untuk para kalangan atas.

Padahal di era yang serba modern ini, investasi justru semakin mudah dilakukan dan terjangkau bagi semua kalangan. Dengan modal Rp 100 ribuan saja, kamu sudah bisa mulai terjun ke dunia investasi. Sangat terjangkau bukan ? Nah untuk itu, anggaplah kebiasaan ini sama seperti ketika kamu menabung di rumah atau bank.

Sama halnya dengan menabung, jika investasi dilakukan secara konsisten dan rutin maka bisa menghasilkan return yang besar. Dengan cara ini kamu akan jauh lebih santai ketika sedang berinvestasi. Sehingga tidak muncul rasa panik yang berlebihan.

Itulah 4 tips investasi tanpa rasa panik yang mungkin bisa kamu terapkan. Kunci kesuksesan berinvestasi sejatinya bergantung pada ilmu dan pengetahuan yang dimiliki. Tanpa bekal ilmu yang cukup, kamu pasti akan serba tergesa-gesa ketika berinvestasi.

Padahal untuk mendapatkan keuntungan yang besar dan mencapai tujuan jangka panjang, kamu perlu menanamkan kesabaran yang tinggi. Kaya dari hasil investasi tidak mungkin didapatkan secara instan, semua butuh proses yang cukup lama.