Tips Memilih Pinjol Resmi yang Aman dan Terpercaya

Saat ini pinjaman online sangat diminati oleh banyak orang sebab mempunyai persyaratan yang mudah dan proses yang cepat dan singkat. Namun, sayangnya sebagian masyarakat tidak banyak memahami tentang dunia pinjaman online ini. Mereka memakai produk dari pinjaman online dengan pemahaman yang kurang bagus. 

Akibatnya, pinjaman online selalu memperoleh stigma negatif dan dianggap berbahaya serta harus dihindari. Selain itu, masih banyak dari mereka yang terkena berbagai kasus karena pinjaman online. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat memiliki pinjaman online yang resmi. 

Tips Aman Menggunakan Pinjaman Online 

Banyak masyarakat yang memakai pinjaman online, walaupun semakin menjamur juga perusahaan atau lembaga pinjaman online yang tidak memiliki izin dan pengawasan langsung dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, sering kali pinjaman online ilegal ini merugikan dan sengaja menjerat masyarakat. 

Supaya terhindari dari pinjaman online ilegal tersebut, di bawah ini ada cara aman untuk memilih pinjaman online. 

1. Pertimbangkan kemampuan melunasi 

Perencana keuangan sudah menunjukkan jika batas aman untuk pembayaran utang yaitu 30% dari penghasilan kotor Anda. Saran untuk jumlah pembayaran ini juga berlaku bila Anda ingin meminjam secara online. Pendapatan kotor tersebut merupakan pendapatan rutin yang Anda miliki setiap bulannya. Apabila pinjaman online memiliki pembayaran bulanan lebih dari 30% dari total penghasilan, jangan melakukan pinjaman online.

2. Tidak untuk hal konsumtif 

Selanjutnya, pikirkan kembali akan digunakan untuk apa pinjaman online ini. Apakah untuk keperluan sehari-hari atau hanya untuk memenuhi nafsu konsumsi saja. Apabila dipakai menjadi hal yang berguna yang dapat menghasilkan keuntungan lebih besar maka Anda dapat mempertimbangkan untuk meminjam. Tetapi, jika Anda  hanya meminjam uang untuk keperluan konsumsi, sebaiknya hindari meminjam uang secara online. Sebab itu akan merugikan keuangan Anda di kemudian hari.

3. Periksa legalitas lembaga 

Langkah penting selanjutnya yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pinjaman yaitu cek legalitas lembaga. Pilih lembaga yang berizin dan terdaftar di OJK. Apabila lembaga tersebut mempunyai izin dan terdaftar dalam OJK, berarti perusahaan pelaksana telah memenuhi dan beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Apabila mereka telah berada di bawah OJK, masyarakat bisa terlindungi dari penipuan dan perangkap keuntungan yang tidak masuk akal dari pinjaman online. Sebab OJK selalu memantau semua operasional fintech formal dan memberikan sanksi jika lembaga melanggar aturan. 

4. Lembaga mempunyai web resmi 

Ciri lainnya untuk mengetahui lembaga pinjaman online tersebut sudah mendapatkan izin dari OJK yaitu akan mempunyai website resmi. Aplikasi pinjaman online dapat Anda temukan dengan mudah di Play Store dan App Store yang ada di Smartphone. 

Selain itu, website nya juga akan berguna memberikan informasi yang lengkap tentang lembaga tersebut dan juga menjadi media untuk menawarkan produknya. Pada website resmi lembaga, biasanya para calon nasabah dapat membaca seluruh informasi tentang produk-produk layanan pinjaman keuangan yang mereka miliki. 

5. Perhatikan bunga dan biayanya

Penyedia pinjaman yang diawasi OJK akan selalu transparan dalam hal biaya dan suku bunga kepada setiap calon peminjam yang akan mengajukan pinjaman. Beberapa bahkan menawarkan simulasi pinjaman pelanggan. Dengan begitu, mereka akan tahu jumlah cicilan yang nantinya akan mereka bayar per bulannya. 

Nasabah juga akan mengetahui semua tanggung jawab dan resikonya sejak awal. Jadi tidak ada tindak pidana penipuan. Pinjol yang sudah memiliki izin OJK tidak akan membebankan suku bunga melambung tinggi kepada masyarakat. Rata-rata suku bunganya tidak lebih dari 0,4%/hari. Hal ini berbeda dengan pinjol ilegal yang dapat memperoleh bunga pinjaman sampai 40% dari total jumlah pinjaman.

6. Baca seluruh detail syaratnya 

Setiap kali ingin melakukan sesuatu dengan pihak lain, Anda wajib membaca dengan seksama syarat atau informasi mengenai kewajiban hak antara kedua belah pihak. Ini meminimalkan kesalahpahaman tentang sistem yang disepakati. Ada kemungkinan kegagalan berikut ini bukan karena kesalahan lembaga Pinjol. 

Tapi ini salah nasabah karena nasabah salah memahami syarat pinjaman. Jadi, sebelum mengajukan pinjaman, harap baca persyaratannya dengan cermat. Apabila ada istilah yang belum Anda pahami, silakan hubungi langsung bagian Customer Service yang tersedia di lembaga penyelenggara.

7. Pinjol harus memiliki layanan konsumen 

Pinjol resmi dan terakreditasi OJK wajib mempunyai dan memberikan pelayanan konsumen kepada masyarakat. Layanan konsumen disebutkan dalam bentuk layanan pelanggan dengan nomor telepon dan alamat kantor yang jelas. Ini adalah catatan yang wajib Anda cek sebelum meminjam uang secara online. Sehingga pinjaman online selanjutnya bisa menguntungkan nasabah tanpa adanya pelanggaran  misalnya penipuan bunga dan tenor pinjaman yang tidak sesuai. Dalam hal fintech, selalu pastikan lembaga tersebut mempunyai izin dari OJK.