Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga

mengatur kebutuhan rumah tangga

Menjalani kehidupan rumah tangga tentunya tidak bisa terhindar dari masalah finansial. Maka dari itu, mengatur perekonomian rumah tangga bukan hal yang mudah. Membutuhkan cara untuk mengatur keuangan yang tepat supaya semua kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi.

Terdapat begitu banyak hal yang mempengaruhi finansial rumah tangga. Seperti kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi serta keinginan atau kebutuhan tambahan dalam bentuk hiburan dan sebagainya.Mengelola keuangan rumah tangga ini bukan hanya tanggung jawab dari satu orang saja. Suami dan istri harus sama-sama memiliki peran dalam upaya mengatur keuangan rumah tangga mereka.

Terdapat banyak sekali risiko jika Anda keliru dalam mengatur finansial rumah tangga. Tidak jarang, keharmonisan rumah tangga akan ikut terkena dampaknya apabila pengelolaan keuangan rumah tangga Anda tidak beres.

Lantas, bagaimana cara untuk mengatur keuangan rumah tangga dengan benar? Dibawah merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar bisa mengatur finansial rumah tangga Anda secara efektif dan efisien.

1.       Ketahui Perbedaan Keinginan dan Kebutuhan

Cara mengatur keuangan rumah tangga pertama yakni mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan keinginan dan kebutuhan. Saat Anda telah berumah tangga, tentu akan ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi. Misalnya kebutuhan sehari-hari berupa makan sampai alokasi pendidikan jika sudah mempunyai anak.

Akan tetapi, pada prosesnya keuangan rumah tangga ini tidak hanya dipakai untuk kebutuhan yang sifatnya wajib, melainkan digunakan juga untuk keperluan belanja atas dasar keinginan semata.

Parahnya lagi, kadang seseorang malah mengalokasi lebih banyak keuangan rumah tangganya ke hal-hal yang datang dari keinginan dan bukan kebutuhan. Padahal, begitu banyak keinginan seseorang yang sebetulnya tidak terlalu penting. Misalnya membeli hp baru, pakaian bermerek, berlibur ke tempat yang jauh dan mahal sampai barang-barang yang sifatnya tersier dan sekunder. Hal ini tentu akan memakan dana cukup banyak

Walaupun begitu, seluruh keinginan ini bukan tidak boleh dituruti. Akan tetapi, Anda bisa mengalokasikan uang untuk berbagai keinginan apabila semua kebutuhan pokok rumah tangga sudah terpenuhi. Kebutuhan-kebutuhan pokok biasanya seperti transportasi, makan, cicilan rumah hingga pendidikan anak.

2.       Hitung Semua Pendapatan

Agar bisa mengatur finansial rumah tangga secara efektif, tentu Anda perlu menghitung semua pendapatan yang diperoleh dalam satu bulan. Penghasilan yang dimaksud bukan hanya hasil gaji per bulan saja, namun termasuk dana insentif yang Anda peroleh jika mendapatkan upah lembur sampai keuntungan jika Anda berinvestasi.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan supaya Anda dapat membagi alokasi pendapatan yang dimiliki yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan utama. Perlu diingat selalu bahwa kebutuhan yang harus diutamakan adalah yang bersifatnya primer. Bila Anda menghitung semua pendapatan yang ada, tentu mengatur finansial rumah tangga akan terasa lebih ringan.

3.       Membuat List Pengeluaran Prioritas

Selanjutnya adalah membuat list pengeluaran utama selama satu bulan. List atau daftar tersebut dapat membantu Anda ketika akan mengatur keuangan rumah tangga dengan efektif. Buatlah daftar prioritas pengeluaran, alokasi dana serta pengeluaran untuk rumah tangga lebih tertata rapi.

Pengeluaran rumah tangga termasuk daftar prioritas seperti pengeluaran untuk makan, tagihan listrik, belanja kebutuhan dapur, biaya transportasi, tagihan air, internet, pendidikan anak jika telah masuk sekolah, sampai angsuran rumah atau kendaraan.

Pengeluaran rumah tangga yang masuk daftar prioritas antara lain biaya makan sehari-hari, belanja dapur, tagihan listrik, tagihan air, biaya transport kerja, pendidikan anak apabila sudah memasuki usia sekolah, hingga cicilan kendaraan atau rumah. Dengan membuat daftar pengeluaran tersebut, tentu kebutuhan utama akan bisa terpenuhi sebelum dialokasikan ke kebutuhan yang sifatnya tersier dan sekunder.

4.       Menyiapkan Dana Darurat

Berikutnya yakni menyiapkan dana darurat. Ketika mengarungi kehidupan rumah tangga, tak ada yang dapat berjalan mulus seperti apa yang sudah direncanakan. Begitu banyak hal yang sewaktu-waktu terjadi.

Beberapa hal yang sering terjadi yakni musibah seperti PHK, kecelakaan, sampai ekonomi dengan skala besar. Jika satu dari ketiga hal ini terjadi, dapat membuat sumber pendapatan rumah tangga akan terganggu. Di momen seperti inilah dana darurat menjadi sangat berguna.

5.       Menjaga Rasio Hutang

Dalam mengatur finansial rumah tangga, terpenting yaitu menghindari hutang. Karena tagihan serta kewajiban melunasi hutang dapat menjadi beban tersendiri yang membuat finansial rumah tangga menjadi terganggu. Akan tetapi, terdapat sejumlah alasan yang membuat Anda terpaksa berhutang.

Apabila terpaksa melakukan hutang, gunakanlah hutang tersebut untuk memenuhi kebutuhan utama yang tidak bisa dipenuhi pada saat itu juga. Misalnya, cicilan rumah. Selain dari itu alangkah baiknya tidak perlu berhutang.

6.       Mengalokasikan Dana untuk Asuransi, Investasi dan Tabungan

Mengalokasikan sebagian pendapatan di luar dari kebutuhan rutin juga sangat penting, dimana Anda juga harus mengalokasi dana ke dalam asuransi, tabungan serta investasi. Ketiga hal ini juga masuk ke dalam beberapa tips mengatur keuangan rumah tangga paling bijak