Tips Mengelola Keuangan Status Lajang dan Menikah

Untuk Anda yang masih status lajang atau sudah menempuh pernikahan, tentu dalam proses mengatur dan mengelola keuangan ada perbedaan. Keuangan menjadi faktor penting untuk Anda bisa menjalankan hubungan yang baik, karena biasanya hal ini menjadi permasalahan yang panjang, sebab belum bisa membedakan dan mengatur keuangan secara tepat. 

Masalah keuangan sendiri sebenarnya bisa Anda selesaikan dengan beberapa tindakan, sehingga bisa menentukan langkah tepat dan terbaik dalam melakukannya. Untuk yang masih lajang dan menikah, jelas ada perbedaan dalam mengelola keuangannya. Nah, bagaimana beberapa tipsnya tersebut? Simak yuk penjelasan lengkapnya. 

Mengelola Keuangan Status Lajang

1. Mempunyai Penghasilan 

Hal pertama kali yang harus Anda perhatikan mengenai penghasilan yang akan didapatkan ketika Anda masih dalam status lajang. Paling utama dalam mengatur dan mengelola memastikan apabila Anda mempunyai penghasilan atau pendapatan. Dengan demikian, jauh lebih mudah untuk mengatur dan mengelolanya. 

Ada beberapa pekerjaan yang bisa Anda lakukan, mulai dari membuat usaha sendiri, bekerja secara lepas, bekerja di kantor, atau menggabungkannya. Pastikan Anda mendapatkan penghasilan yang memadai, sehingga proses untuk mengaturnya akan jauh lebih mudah. Berbeda apabila Anda hanya mendapatkan penghasilan yang pas-pas an. 

2. Fokus Pada Pengelolaan Keuangan 

Mungkin Anda akan berpendapat apabila masa muda diisi dengan senang-senang dan menghabiskan banyak uang untuk refreshing atau terhindar dari stres. Tetapi, bagian ini apabila Anda terlalu berlebihan dan tidak bisa mengaturnya, maka berdampak pada jumlah keuangan yang harus Anda tabung dan perhitungkan kedepannya. 

Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengatur waktu yang lebih jelas. Dalam tahap ini, tentunya Anda bisa dengan melakukan beberapa kegiatan mulai dari kerja keras dan hiburan dengan bijak agar pola kehidupan yang Anda jalankan dapat lebih seimbang. Hindari menghabiskan uang hanya untuk kebutuhan yang senang-senang semata. 

3. Memiliki Target Keuangan 

Tindakan berikutnya yang bisa Anda lakukan dalam mengelola keuangan ketika masih lajang adalah memiliki target finansial yang jelas. Dalam tahap ini, tentunya Anda harus memperhatikan dan melihat beberapa hal yang penting untuk didapat atau dibeli, sehingga akan mendapatkan banyak manfaat dari keuangan yang Anda miliki kedepannya. 

Mungkin dalam waktu beberapa tahun kedepan Anda harus mulai memiliki rumah atau menikah, sehingga keuangan yang Anda dapatkan bisa langsung Anda sisihkan untuk memenuhi kebutuhan yang Anda harapkan tersebut. Bagian inilah yang menjadi sangat penting, kedepannya pengaturan keuangan yang Anda lakukan jauh lebih jelas. 

Mengelola Keuangan Status Menikah

1. Terbuka Satu Sama Lain 

Langkah pertama kali yang harus Anda lakukan ketika sudah menikah atau mempunyai pasangan adalah terbuka satu sama lain mengenai keuangan yang didapatkan. Hal ini untuk mengetahui status keuangan yang dimiliki. Dalam tahap ini, tentunya Anda dan pasangan terbuka mengenai permasalahan yang akan dihadapi. 

Jika terjadi permasalahan dalam rumah tangga, maka kondisinya akan jauh lebih mudah untuk dilakukan penyelesaian. Dibandingkan Anda tertutup mengenai keuangan yang dimiliki, faktor inilah yang menjadi pertimbangan yang sangat penting untuk Anda lakukan. Sisi positifnya, konflik yang terjadi bisa ditekan dan tidak ada lagi permasalahan tentang keuangan. 

2. Memiliki Kompromi Mengenai Keuangan 

Apabila Anda sudah membina keluarga, tentunya Anda harus menghindari kehidupan yang konsumtif. Karena tindakan tersebut hanya akan membuat diri Anda dan keluarga akan mengalami banyak kesulitan kedepannya. Semuanya harus mempunyai kompromi yang tepat, sehingga apapun itu yang dibelanjakan sudah mempunyai alasan yang jelas. 

Pada perjalanannya memang biasanya kebutuhan istri akan jauh lebih besar, tentunya Anda sebagai suami harus memakluminya. Tetapi, tetap harus ada koridor dan pengaturan yang tepat, sehingga tidak sembarangan dalam menghabiskannya. Bagian ini sangat penting untuk dilakukan agar Anda bisa menciptakan hubungan rumah tangga yang harmonis. 

3. Menentukan Tabungan 

Faktor penyebab retaknya hubungan pada awal pernikahan paling banyak ditemukan mengenai permasalahan pada keuangan. Hal ini sering kali terjadi, tentu apabila Anda ingin terhindar dari permasalahan tersebut ada beberapa bagian yang harus Anda perhatikan, karena pengeluaran ketika masih lajang akan tercukupi dengan baik, tetapi sudah menikah akan berbeda. 

Cara yang paling tepat untuk Anda lakukan adalah mulai untuk mempersiapkan tabungan yang lebih dini, karena kedepannya kebutuhan akan jauh lebih besar. Tidak ada salahnya membuat tabungan bersama dan pribadi, namun tetap harus ada komunikasi antara satu sama lainnya. Kebutuhan Anda sendiri memang harus ada, mulai dari hobi dan kebutuhan lainnya. 

Tetapi, semuanya harus ada dasar yang jelas dan jangan diam-diam saja bersama pasangan. Karena tindakan tersebut hanya akan memberikan banyak permasalahan dan membuat diri Anda akan mengalami kerugian nantinya. 

 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai tips mengelola keuangan antara lajang dan menikah.