Tips Menyiasati Berkurangnya Pendapatan Akibat Pandemi

tambahan pendapatan

Karena pandemi, tingkat pengangguran di Indonesia semakin tinggi. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan  gajinya menurun karena  pendapatan perusahaan menurun. Dampak pandemi yang sangat besar dapat mengguncang dunia bisnis dan memberhentikan banyak pekerja.

Menurut  Kementerian Tenaga Kerja, setidaknya sebanyak 1,7 juta pekerja telah diberhentikan. Selama waktu itu, tambahan 1,3 juta orang telah terpengaruh dan masih dalam verifikasi.

Gelombang PHK ini hanya bergantung pada satu sumber pendapatan, sehingga tidak menutup kemungkinan kedua orang tua yang memiliki penghasilan bulanan jadi harus mengandalkan satu penghasilan saja. Artinya total pendapatan  rumah tangga lebih rendah dari sebelumnya.  

Jika pendapatan Anda berkurang akibat pandemi COVID-19, Anda dapat menggunakan setidaknya beberapa taktik untuk mengatasinya. Berikut adalah beberapa tips untuk menyiasati berkurangnya pendapatan akibat pandemi.

Langkah kelola keuangan dengan mudah

1. Menyusun anggaran belanja yang baru

Hal utama yang dapat Anda lakukan adalah membuat anggaran belanja baru. Hal ini dikarenakan nominal gaji yang diterima bulan ini dan bulan depan tidak sama dengan bulan sebelumnya. Akan sangat baik jika Anda dapat menyesuaikan anggaran untuk pengeluaran yang ada dalam waktu satu bulan sehingga gajinya mencukupi. 

Untuk  pengeluaran rutin seperti token listrik, internet, dan pulsa, Anda dapat menghindarinya dengan mengurangi konsumsi dan mengurangi nilai nominal. Sementara itu, untuk kebutuhan dasar seperti makanan Anda dapat menyiasatinya dengan memasak makanan sendiri. Item pengeluaran harus diperiksa dengan cermat untuk memastikan agar tidak melebihi anggaran Anda. Ini akan membantu Anda bertahan meski gaji Anda lebih rendah dari biasanya. 

2. Kurangi kebiasaan keluar rumah

Anda juga perlu mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti hang out, nongkrong, dan berbelanja di akhir pekan. Kegiatan ini bisa bikin cost pengeluaran Anda mengalami kenaikan. Misalnya, jika Anda berada di luar, Anda perlu  menyiapkan minimal Rp50.000 untuk membeli minuman.

Kemudian tiba-tiba Anda merasa lapar saat sedang mengobrol dengan seorang teman, sehingga Anda mau tidak mau harus membeli makanan. Atau, saat Anda sedang asyik mengobrol, Anda akan pesan menu tambahan. Anda tetap bisa keluar rumah, namun frekuensinya harus dikurangi untuk menekan pengeluaran Anda.

3. Menyisihkan pendapatan untuk ditabung

Jika penghasilan Anda tidak sama dengan bulan sebelumnya, memang sulit  untuk menabung. Namun, untuk alasan keamanan finansial, jika jumlahnya berkurang, Anda perlu menabung di masa depan. Anda dapat merencanakan tabungan Anda dengan menyimpan item pengeluaran lainnya.

Misalnya, kosongkan rencana perjalanan selama dua minggu sehingga Anda dapat menghemat uang. Jumlah uang yang ditabungkan tidak perlu besar, tetapi cukup untuk mengisi kembali tabungan Anda. Pepatah mengatakan bahwa sedikit demi sedikit lama lama akan menjadi bukit.

4. Mencari pekerjaan yang fleksibel

Jumlah pendapatan yang diterima dari pekerjaan utama Anda mungkin berkurang, tetapi hal ini dapat dihindari dengan mencari pekerjaan paruh waktu untuk menggantikan pendapatan yang berkurang. Sebaiknya Anda memilih pekerjaan paruh waktu yang fleksibel agar tidak mengganggu pekerjaan utama Anda.

 Ada beberapa opsi kerja paruh waktu yang dapat Anda pertimbangkan, antara lain: 

  • Menjalankan bisnis online
  • Menjadi dropshipper
  • Menjual sembako dan jajanan.
  • Fotografi atau menulis

 Anda cukup memilih salah satu yang menurut Anda paling berhasil. Jika Anda merasa bukan ahlinya, mulailah belajar secara perlahan-lahan agar tidak salah langkah.

5. Memaksimalkan uang yang ditabung selama ini

Menabung atau berinvestasi selalu disarankan dalam setiap kesempatan, karena pada saat seperti inilah Anda dapat menggunakan tabungan atau investasi Anda dengan biajk.

Selain itu, menabung dan berinvestasi juga diyakini mampu melindungi hidup Anda di masa-masa sulit, seperti di masa pandemi saat ini. Ketika penghasilan Anda tidak cukup untuk menutupi pengeluaran bulanan Anda, Anda dapat memperoleh penghasilan dengan sebagian kecil dari tabungan atau investasi Anda. 

Namun, Anda perlu memastikan bahwa tabungan dan investasi tidak hilang dalam jangka waktu pendek. Selalu hitung jumlah yang Anda butuhkan selama sebulan dan kemudian ambil  jumlah yang sama. Jangan gunakan secara berlebihan. Perlu diingat bahwa dalam situasi sulit seperti sekarang, Anda harus bisa menabung agar keuangan Anda tetap  stabil.

6. Tidak menyerah dengan keadaan

Pandemi bisa membuat situasi keuangan Anda terasa berbeda dari sebelumnya, namun menyerah bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Tidak hanya Anda yang terkena  pandemi, tetapi hampir semua orang di dunia terkena dampaknya. Kenyataannya, banyak pengusaha yang terpaksa gulung tikar karena bisnis mereka tidak berjalan dengan baik. 

Ingatlah tidak peduli betapa sulitnya situasi Anda. Uang bisa dicari asalkan mau bekerja keras dan mau berkorban. Badai akan berlalu. Percaya bahwa pandemi akan segera berakhir dan kehidupan Anda dapat kembali normal.

Demikianlah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk menyiasati berkurang pendapatan akibat pandemi. Percayalah bahwa semua yang Anda lakukan untuk mengurangi jumlah dan meningkatkan penghasilan Anda berhasil, sehingga Anda dapat menikmati hidup seperti semula.