Yuk, Berangkat ke Tanah Suci bersama Tabungan Haji BCA

tabungan haji BCA

Indonesia adalah salah satu Negara dengan penduduk penganut agama islam tertinggi di dunia. Di tahun 2021 ini, Indonesia menduduki peringkat nomor satu dengan jumlah 231 juta jiwa yang memeluk agama islam. Peringkat ini disusul oleh Pakistan dengan 212,3 juta jiwa dan India di peringkat ke tiga dengan 200 juta jiwa. 

Dengan jumlah penganut agama islam yang begitu besar, besar pula peluang untuk berkembangnya bank berbasis syariah di Indonesia untuk mengakomodasi kebutuhan perbankan dengan tetap mengutamakan syariat islam. Salah satu yang mengambil peluang tersebut adalah bank BCA. 

Sebagai bentuk baktinya dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah, PT Bank BCA syariah hadir dari program akuisisi yang dilakukan oleh BCA kepada bank Utama Internasional Bank (UIB) berdasarkan akta Akuisisi No. 72 tanggal 12 Juni 2009. 

Kehadiran PT Bank BCA Syariah ini diharapkan bisa mengakomodasi kebutuhan perbankan untuk umat muslim di Indonesia dengan tetap mengedepankan syariat Islam dalam pengelolaannya. Salah satu produk yang ditawarkan oleh PT Bank BCA Syariah adalah tabungan haji.

Karena besarnya animo umat islam untuk berangkat ibadah haji dan menyadari untuk melakukan ibadah haji memerlukan budget yang tidak sedikit, maka PT Bank BCA Syariah menghadirkan Tahapan Mabrur IB yang diperuntukkan sebagai tabungan untuk mewujudkan harapan melakukan ibadah haji maupun umrah. Tahapan Mabrur IB ini adalah tabungan yang menggunakan prinsip bagi hasil atau mudharabah mutlaqah. 

Jenis Setoran Tabungan Haji BCA

Setoran awal dari rekening ini cukup ringan yaitu hanya perlu menyetor Rp. 100.000 saja dan kita sudah bisa memiliki rekening tahapan Mabrur IB. untuk setoran berikutnya pun ada dua pilihan yaitu setoran terjadwal dan setoran fleksibel. Apa maksud dari setoran terjadwal dan setoran fleksibel?

  • setoran terjadwal

Setoran terjadwal adalah setoran yang sudah dijadwalkan waktunya tiap bulan dan langsung diambil dari rekening utama. Dalam setoran terjadwal ini minimal setorannya adalah Rp. 50.000 dan kelipatannya. Jadwal bisa dipilih dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 28 di setiap bulannya dan dana akan diambil dari rekening utama dari bank BCA Syariah yang didaftarkan dan tidak harus dengan nama rekening yang sama.

  • Setoran fleksibel

Setoran fleksibel  adalah setoran yang tidak terikat batas waktu dan jadwal. Jadi bebas untuk melakukan penyetoran kapanpun dengan minimal penyetorannya adalah Rp. 50.000,-

Pada tahapan Mabrur IB ini tidak ada administrasi bulanan sehingga kita tidak perlu khawatir tabungan kita terus berkurang setiap bulannya karena adanya potongan biaya administrasi. Sesuai persyaratan haji reguler apabila dana yang dimiliki sudah mencapai batas minimal 25 juta rupiah, nasabah bisa langsung mendaftar haji lewat bank BCA Syariah dengan Layanan Penerimaan Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (LPS BPIH)  dan melakukan setoran awal BPIH ke rekening Menteri keagamaan untuk mendapatkan nomor porsi atau kepastian berangkat. 

Keunggulan dari Layanan Penerimaan Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (LPS BPIH) PT Bank BCA Syariah adalah terkoneksi langsung dengan SISKOHAT KEMENAG (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kementerian Agama). 

Selain itu sumber dana setoran awal BPIH bisa secara tunai atau debet rekening di BCA Syariah. Dan nasabah yang melakukan setoran awal BPIH di PT Bank BCA Syariah akan dibukakan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) secara otomatis. Perlu diingat bahwa RTJH tidak dapat digunakan untuk bertransaksi dan juga tidak dilengkapi dengan ATM maupun fitur mobile atau internet banking.

Syarat Buat Rekening Tahapan Mabrur IB

Lalu apa aja sih syarat untuk membuka rekening tahapan mabrur IB? syarat yang dibutuhkan untuk membuka rekening tahapan Mabrur IB ini sangat mudah yaitu:

  • Calon nasabah adalah Warga Negara Indonesia (WNI) 
  • Membawa identitas diri berupa E-KTP dan NPWP 

Dan untuk pembukaan rekening anak, dokumen yang harus disertakan:

  • Kartu keluarga (KK)
  • Akta kelahiran
  • KTA atau kartu pelajar jika ada

Syarat Penyetoran Awal BPIH

Syaratnya mudah kan? Dan untuk persyaratan untuk penyetoran awal BPIH di Layanan Penerimaan Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (LPS BPIH) PT Bank BCA Syariah adalah:

  1. Sudah berusia 12 tahun atau lebih
  2. Langsung melakukan penyetoran awal sebesar 25 juta rupiah.ditambah dengan bea materai.
  3. Mengisi formulir surat pernyataan calon haji (SPCH) dan juga akad wakalah
  4. Membawa dokumen pribadi berupa, seperti Pas foto berukuran 3×4 dengan background warna putih sejumlah 5 lembar, Fotokopi E-Ktp, Fotokopi kartu keluarga dan Fotokopi akta kelahiran atau akta nikah

 

Sebagai tambahan informasi, syarat mendaftar haji di kementerian Agama Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Data diri calon jemaah haji berupa E-KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta kelahiran (Surat kenal lahir) atau surat nikah atau ijazah
  • Pas foto berwarna berukuran 3×4 dengan background putih dan menampakkan wajah 80% jumlah 5 lembar.
  • Mengisi formulir Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH)
  • Membawa Tanda Bukti setoran awal BPIH dari pihak bank
  • Mempunyai rekening tabungan Jemaah haji (RTJH) dengan nama pribadi calon jemaah haji
  • Membawa Surat pernyataan calon haji (SPCH) yang didapat ketika menyetorkan setoran awal BPIH di Bank.